Saturday, December 18, 2004

Jadwal Katekumenat Natal 2005


· Batas Akhir Pendaftaran Katekumen Baptisan Natal 2005.
Minggu, 19 dan 26 Desember 2004.

· Pembukaan dan dimulainya pembinaan Katekumen Baptisan Natal 2005.
Minggu, 9 January 2005,
Di ruang kelas sekolah
St. Lukas (sekolah baru).
Jam 10.00 Wib.

· Waktu Pembinaan :
· Minggu, 08.00 - 10.00 Wib ( Ruang kelas St. Lukas lama dan baru).
· Minggu, 10.00 - 12.00 Wib ( Ruang kalas St. Lukas lama dan baru ).
· Senin, 19.30 - 21.30 Wib ( Ruang kelas St. Lukas lama ).

Saturday, December 11, 2004

Statuta Seksi Pewartaan


Pendahuluan
Statuta agalah undang – undang atau aturan – aturan yang di susun berdasarkan pengalaman praktis pelayanan pastoral atau berdasarkan refleksi bahwa perlu adanya sebuah aturan dalam Seksi Pewartaan. Statuta bukan bertujuan untuk membatasi ruang pribadi setiap anggotanya atau mengatur cara pelayanan mereka atau mengatur sikap mereka, statuta lebih bertujuan sebagai pedoman dalam pelayan dan mengarahkan anggotanya dalam pembentukan karakter Kristiani yang “ missioner “ sesuai dengan panggilan dan perutusan mereka sebagai Pewarta Sabda Allah. Setiap anggota Seksi Pewartaan harus mengikuti statuta ini sebagai bentuk kesetiaan dan ketaatan mereka pada panggilan dan tugas perutusan mereka yang khas. Statuta Pedoman Seksi Pewartaan disusun berdasarkan KHK dan dokumen Gereja lain yang berhubungan dengan Pelayanan pewartaan, yang dimaksudkan tidak sekedar anjuran melainkan sebagai peraturan yang harus diindahkan untuk memperlancar proses hidup dan karya Gereja. Statuta Pedoman Seksi Pewartaan berisi nilai, norma Pelayanan Kristiani dan proses pembangunan Geraja.



Jakarta, 28 November 2004

Christoforus Petrus Ho
Pejabat Koordinator Seksi Pewartaan


Buku dan dokumen Gereja :
1. KHK, 25 Januari 1983.
2. Statuta Keuskupan Regio Jawa , Para Waligereja Regio Jawa, 1995.
3. Catechesi Tradendae, Penyelenggaraan Katekese, 16 Oktober 1979 oleh Paus Yohanes Paulus II.
4. Pedoman untuk Katekis, Congregation for Evangelization of People ( CEP ) diterjemahkan oleh Komisi Kateketik KWI.


Kanon 94
Ayat 1, Statuta dalam arti sebenarnya ialah peraturan yang ditetapkan menurut norma hukum untuk kelompok orang atau benda; dan didalamnya dirumuskan tujuan, tatanan, kepemimpinan dan tata kerja.

VISI

Seksi Pewartaan adalah ujung tombak Pelayanan Pastoral Gereja dalam karya katekese, Pewartaan atau kerygma mengenai “ Kabar Gembira “ Yesus Kristus harus disampaikan kepada semua orang melalui pelayanan Sabda Allah yang diwartakan melalui pengajaran atau pewartaan yang bertujuan menumbuhkan, menjaga dan pendewasaan iman umat. Pelayanan Sabda Allah harus melalui proses katekese yang mengenalkan orang akan kasih Allah dan karya Kristus melalui pengalaman hidup kita sehari – hari yang relevan dan diarahkan sesuai dengan ajaran Injil Kristus., ( Direktorium Kateketik Umum No. 74, 1991 ). Dalam pendampingan persiapan Sakramen inisiasi dan karya pelayanan lain atau dalam penyusunan program kerja dan Katekese harus berisi tentang pengajaran dari Kitab Suci dan Injil Kristus, Tradisi Gereja dan Magisterium. Seksi Pewartaan harus menjadi citra Kristus jadi setiap anggotanyapun harus sungguh menjiwainya secara mutlak dengan “ bermati raga “, maksudnya mematikan egonya, dengan mendahulukan pelayan, matikan malas dengan kesetian dan ketaatan dalam pelayanan, menerima segala pencobaan dalam pelayanan dengan kerendahan hati, matikan rasa ketidak pedulian dan kesombongan degan menerima setiap pembinaan dan kesadaran untuk selalu memperbaiki hidup pelayanan. Menjadikan santo Alfonsus R sebagai model spiritualitas pelayanan yaitu spiritualitas penjaga pintu, kita adalah penjaga pintu Gereja yang sederhana dan rendah hati.



Visi berdasarkan refleksi dari :
1. Kan. 204 § 1; 208; SKRJ, 1.
2. Kan. 298; 327; 328; 750; SKRJ, 25; 26; 45.
3. Kan. 766; SKRJ. 48.
4. Refleksi pribadi, kelompok pelayanan.


















Misi

· Seksi Pewartaan harus mampu menjadi ujung tombak pembinaan iman umat.
· Menciptakan setiap anggota Seksi Pewartaan / Katekis yang berkarakter missioner, berdaya tahan dan kompeten.
· Menumbuh kembangkan semangat persaudaraan antar kelompok pelayanan dan sesama umat serta kepedulian terhadap masalah – masalah yang sedang berkembang.
· Meningkatkan kesadaran untuk melakukan refleksi diri guna meningkatkan kemampuan dalam pelayanan sehari – hari melalui pembinaan dan latihan yang telah diprogramkan oleh Seksi Pewartaan.
· Selalu menciptakan ide – ide dalam pelayanan dan secara aktif melibatkan diri dalam setiap pelayanan yang telah diprogramkan.
· Kesetiaan dalam Pelayanan persiapan Sakramen Inisiasi dan Pelayanan Umat.
· Setiap Unit Pelayanan harus mandiri dalam mengolah kelompok pelayanannya, berkoordinasi dengan kelompok pelayanan lain dengan menjalin kerja sama yang baik.
· Menanamkan spiritualitas yang menjadi model pelayanan ( St. Alfonsus R dan Yesus Kristus sebagai satu – satunya Guru kita.





Misi berdasarkan refleksi dari :
1. Kan. 776 – 777 ; SKRJ, 57.
2. Kan. 781; 782 § 2; 790 § 1; 791.
3. Kan. 786; SKRJ, 60 dan 62.




















STATUTA PEDOMAN SEKSI PEWARTAAN PAROKI SANTO ALFONSUS R

Bagian I
ORGANISASI DAN ANGGOTA SEKSI PEWARTAAN

Organisasi
Pasal 1

1. Seksi Pewartaan atau Seksi Katekese dan sub seksinya adalah salah satu seksi dari Dewan Paroki yang melaksanakan tugas Dewan Paroki di bidang pastoral.
2. Seksi Pewartaan membawahi sub-seksi :
2.1. Unit Baptisan Dewasa / Sakramen Baptis.
2.2. Unit Komuni Pertama.
2.3. Unit Persiapan Sakramen Krisma Suci.
2.4. Unit Bina Iman Anak.
2.5. Unit Bina Iman Remaja.
2.6. Unit Pelayanan Umat ( Spriritus Santi Alfonsus Rodriquez ).
3. Sub-seksi atau Unit Pelayanan dapat di kembangkan sesuai dengan kebutuhan Pelayanan atau dalam rangka pendukung pelayanan “ Sporting Service “.
4. Setiap pembentukan Unit Pelayanan harus di ajukan dan di setujui oleh Dewan Paroki dan Pastor Paroki, dan tidak melanggar KHK.




Pedoman

· Peraturan Rumah Tangga Dewan Paroki Santo Alfonsus R, Bab VI, Pasal 26 – 27.
· Kan.298;327.
· SKRJ, 25.


“Sporting Service”

· Sekertaris, Bendahara dan Humas.
· Bidang Komunikasi , Sosial dan management.







Tugas Seksi beserta Unit Pelayanannya
PASAL 2

1. Seksi Pewartaan atau Seksi Katekese bertugas untuk mengajar, mempersiapkan para calon untuk menerima Sakramen Inisiasi dan pembinaan umat, dengan Unit;
1.1. Unit Baptisan Dewasa / Sakramen Baptis.
Bertugas mempersiapkan dan membina para calon baptis dengan katekese dan membina iman umat. Berhubungan dengan baptisan baru UBD harus melanjutkan para baptisan baru dengan program MISTAGOGI ( pendalaman iman terutama penghayatan akan rahmat dan kosekuensi baptisan ) selama 3 ( tiga bulan ).
1.2. Unit Komuni Pertama.
bertugas mempersiapkan dan membina para calon penerima Komuni Pertama dengan katekese yang tepat.
1.3. Unit Persiapan Sakramen Krisma Suci.
Bertugas mempersiapkan dan membina para calon penerima Sakramen Krisma Suci dengan katekese Krisma Suci, yaitu
· Menghayati kehadiran Roh Kudus dalam diri mereka, lebih bertanggung jawab sebagai warga Gereja dan menyari kewajiban merasul atau menjadi saksi Kristus.
· Peningkatan kualitas iman dengan mengikuti liturgi – liturgi Gereja secara aktif.




Dasa Firman untuk Katekis

Pertama
Akulah Tuhan Allahmu, yang menjadikanmu seorang katekis. Jangan ada padamu tujuan lain selain membangkitkan iman yang sadar dan aktif di antara umat-Ku, melalui pengajaranmu.















1.4. Unit Bina Iman Anak.
Menyelenggarakan pengenalan / pengajaran ( katekese ) iman Katolik pada anak – anak dari usia dini atau pra sekolah hingga pra remaja.
1.5. Bina Iman Remaja.
Menyelenggarakan pertemuan para remaja guna membangun dan menanamkan iman Katolik dengan katekese yang bersifat atraktif dan efektif.
1.6. Unit Pelayanan Umat ( Spriritus Santi Alfonsus R )
Menyelenggarakan pembinaan umat melalui katekese umat yang bertujuan menumbuhkan iman dan merawat iman umat dengan kegitan – kegiatan ;
· Ibadat Sabda yang diisi dengan sharing, ibadat Rosario ( pendalaman mengenai misteri Rosari Suci dan Bunda Maria atau Mariologi ).
· Pengenalan Brevier ( ibadat harian ).
· Penyelenggaraan katekese di lingkungan ( seijin pastor paroki ).
2. Untuk memperlancar tugas pelayanannya, setiap Koordinator unit pelayanan wajib mempersiapkan program kerjanya secara pertahun yang di laporkan kepada Ketua Seksi Pewartaan.
3. Demi tugas pelayanannya hendaknya setiap orang yang terlibat di dalamnya melaksanakan tugas itu dengan disiplin, kerelaan, suka cita, rendah hati dan ber-tanggung jawab, setiap orang yang tergabung dalam Seksi Pewartaan wajib melaksanakan tugasnya secara aktif dan efektif sesuai dengan pembagian tugas masing – masing.
Dasa Firman untuk Katekis

Kedua
Jangan pernah melakukan tugas muliamu sebagai katekis, tampa menjaga kemesraan hubunganmu dengan-Ku, dengan setia dan tulus berdoa. Karyamu haruslah bersumber dan terarah pada-Ku.

Tujuan Brevier ( Ibadat Harian )
Tujuan ibadat harian yakni pengudusan seluruh hari. Maka pembagian waktu ibadat yang kita waris hendaknya ditata kembali sedemikian rupa, sehingga dapat dilaksanakan pada waktu yang tepat, sekaligus diperhitungkan situasi zaman sekarang , terutama bagi mereka yang bertekun menjalankan karya – karya kerasulan.
· Laudes ( ibadat pagi ) dan Vesper ( ibadat sore ) harus dipandang dan dirayakan sebagai poros rangkap Ibadat

Ke-Anggotaan dan Tugasnya
PASAL 3

1. Setiap Umat beriman Katolik yang telah menerima baptisan dan menerima Sakramen Krisma Suci.
2. Setiap orang yang ingin bergabung dengan Seksi Pewartaan harus melalui proses perekrutan dan pembinaan terlebih dahulu.
3. Setiap orang yang terpilih akan diarahkan ke dalam karya pastoral ( unit pelayanan pastoral ) atau akan berkarya dalam komisi Kerasulan Seksi Pewartaan lainnya.
4. Setiap anggota Seksi Pewartaan harus mempunyai semangat kerja sama antar unit pelayanan dalam melaksanakan setiap tugas yang di percayakan kepada mereka.
5. Setiap anggota mempuyai tugas masing – masing ;
5.1. Ketua Seksi Pewartaan.
5.1.1. Meng-koordinir seluruh koordinator unit pelayanan dan anggotanya.
5.1.2. Pengawasan terhadap setiap pelayan yang dilakukan oleh unit pelayanan.
5.1.3. Melakukan pembinaan terhadap setiap anggota seksi pewartaan dengan menjadi teladan dalam “ Positive Menthal Attitude “ (tanggung jawab, disiplin dan kesetiaan dalam pelayanan ).
5.1.4. Menyusun program kerja jangka pendek dan panjang, termasuk membantu setiap unit dalam melaksanakan setiap program kerjanya.
Harian ( dua Ibadat yang utama ).
· Ibadat Penutup/Kompletorium hendaknya disusun sedemikian rupa, sehingga sungguh cocok dengan akhir hari.

Keikut-sertaan Umat beriman
Para gembala jiwa hendaknya berusaha, supaya ibadat – ibadat pokok, terutama Ibadat Sore, pada hari Minggu dan hari – hari raya yang lebih meriah dirayakan bersama di gereja. Dianjurkan agar para awam pun mendaraskan Ibadat Harian, entah bersama para imam, entah antar mere sendiri, atau bahkan secara pribadi.
· Sacrosanctum Concilium, Konstitusi Tentang Liturgi Suci, bab IV No. 83 – 101.
· Kan. 1173 – 1175.

Positive Menthal Attitude
Sebuah sikap mentalitas yang tertanam dalam hati dan dilakukan secara sadar : kesalehan, rendah hati dan semangat berkorban.
5.2. Sekertaris Seksi Pewartaan.
5.2.1. Mengkoordinasi dan menyiapkan bahan rapat / pertemuan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
5.2.2. Membuat konsep surat – surat yang dibutuhkan , mengkoordinasi pembuatan rencana kerja, dan sebagai Pejabat Pelaksana Harian.
5.2.3. Menyusun laporan kerja tahunan untuk diserahkan kepada Dewan Paroki dan mendampingi Unit Pelayanan dalam aktualisasi program kerja.
5.2.4. Menyiapkan absensi pada setiap rapat dan mencatat notulen kemudian disampaikan kepada yang berkepentingan.
5.2.5. Memberikan saran dan pertimbangan yang dianggap perlu kepada Ketua Seksi Pewartaan.
5.3. Bendahara Seksi Pewartaan.
5.3.1. Mengelola keuangan Seksi seefisian dan seefektif mungkin, menyiapkan administrasi dan pembukuan keuangan sesuai prinsip – prinsip akuntansi atau sesuai peraturan yang berlaku.
5.3.2. Membuat laporan daftar inventaris, laporan keuangan triwulan dan tahunan.
5.3.3. Bersama bendahara unit pelayanan menyiapkan rancangan biaya dan pengalokasian dananya.
5.3.4. Memberikan saran dan pertimbangan yang dianggap perlu kepada ketua Seksi Pewartaan dalam hal pengadaan dana dan pengolahannya.
Dasa Firman untuk Katekis
Ketiga
Carilah selalu sumber ajaran yang benar, supaya kamu mengajarkan kebenaran.

Keempat
Undanglah dan libatkanlah keluarga-keluarga, para orangtua, karena “ rumah “ sesungguhnya adalah tempat berkatekese yang pertama dan utama.

Kelima
Haruslah kamu terlibat dalam kehidupan komunitas beriman dalam parokimu, supaya paroki menerima dan mendukung karya katekesemu.

Keenam
Haruslah kamu berusaha untuk merencanakan kegiatan katekesemu : menentukan orientasi dan tujuannya, makna dan isinya, yang sesuai dengan kebutuhan jemaat lokal, selaras dengan Gereja Universal.
5.3.5. Kalau dimungkinkan mengasuh sebuah unit usaha guna pengadaan dana.
5.4. Komisi Komunikasi dan Informasi.
5.4.1. Menyampaikan Kabar Gembira Yesus Kristus dan warta Keselamatan kepada umat dengan memanfaatkan media teknologi informasi dan media komunikasi social, Komisi Komunikasi dan Informasi mempunayi 2 (dua) divisi:
· Divisi Teknologi Informasi.
· Menggunakan teknologi informasi dalam penyampaikan Kabar Gembira Yesus Kristus dan warta Keselamatan kepada umat dengan mengasuh Web Site atau situs Seksi Pewartaan.
· DEP ( Data Entry Processing ), mengolah Database yang diperlukan untuk membantu kelancaran pelayanan seperti menyediakan data baptisan baru dll untuk sekertaris seksi dan secretariat paroki.
· Divisi Komunikasi Sosial.
· Media Cetak dengan menerbitkan bulletin atau sejenisnya, yang diterbitkan secara sekuel per even atau dwibulanan.
· Audio Visual dengan memproduksi video singkat yang berisi katekese atau kegiatan liturgy paroki ( Pembaptisan, Komuni
Kanon 822; 779
Alat – alat komunikasi sosial menjadi salah satu sarana dalam mengajar.


Dasa Firman untuk Katekis
Ketujuh
Berusahalah pula memperhatikan dan menghargai kebutuhan umat-Ku, yang muncul dari perbedaan: budaya, usia, gender, status, keadaan ekonomi. Jadilah kreatif dan trampil memilih dan menggunakan berbagai metode yang tepat, sesuai kebutuhan mereka.










Pertama, Penerimaan Sakramen Krisma Suci dll ).
5.4.2. Menjadi sarana katekese dan penyampaian informasi dari Seksi Pewartaan.
5.5. Humas
5.5.1. Berfungsi sebagai “ Plublic Relation “, menjalin komunikasi antar unit pelayanan, organisasi kategorial paroki dan Dewan Paroki serta umat paroki lainnya.
5.5.2. Bekerja sama dengan sekertaris seksi Pewartaan dalam hal persiapan rapat.
5.6. Koordinator – Koordinator Unit Pelayanan.
5.6.1. Mengkoordinasi para anggotanya dalam pelayanan dan melaksanakan program kerja yang telah disepakati atau telah ditentukan.
5.6.2. Memotivasi anggotanya dalam pelayanan dengan keteladanan dalam disiplin, kerelaan, kerendah hatian dan pengorbanan.
5.6.3. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai arahan ketua Seksi Pewartaan.

Semangat Pelayanan dan Missioner
PASAL 4

Ketua Seksi Pewartaan beserta jajaran kepengurusan lainnya dan para koordinator unit harus mampu untuk saling melayani, saling memotivasi antar anggota.
Dasa Firman untuk Katekis
Kedelapan
Jadilah perantara-Ku, yang menumbuhkan benih iman yang telah Kutanam dalam hati umat-Ku.






















PEREKRUTAN DAN PEMBINAAN
PEREKRUTAN

Pemilihan Anggota Seksi Pewartaan
PASAL 5

1. Setiap umat Allah yang telah dibaptis dan Menerima Sakramen Krisma Suci, lih pasal 3 § 1 – 3.
2. Merasa dipanggil atau terpanggil untuk berkarya di ladang Tuhan dalam pelayanan Katekese dan pendampingan umat.
3. Mengikuti proses training sebagai pembinaan awal dan diakhiri rekoleksi.
4. Pemilihan anggota Seksi Pewartaan harus mengindahkan ketentuan pasal 3 § 3.
5. Tidak sedang dihukum oleh otoritas Gereja atau hukum sipil lainnya, tidak sesat dalam pelayanannya, lebih mementingkan pelayanan dari pada kesenangan pribadi.
6. Berciri khas ; Rendah hati, kerelaan, disiplin, kehidupan Kristianinya baik, bertanggung jawab, semangat berkorban dan berjiwa Missioner.
7. Tingkat pendidikan yang mendukung ( min. SLTA ) bersedia untuk belajar dan menambah pengetahuan sesuai arahan dan pembinaan dari Seksi Pewartaan.







Dasa Firman untuk Katekis
Kesembilan
Ambillah waktu untuk membangun dan mengembangkan dirimu dan kemampuanmu, supaya kamu menjadi katekis yang efektif sepanjang waktu.

















Pemilihan Katekis

PASAL 6

1. Umat Allah yang terpanggil secara khusus dalam tritugas Kristus untuk mengajarkan katekese, menyiapkan para calon dan keluarganya untuk menerima sakramen inisiasi dalam Gereja dan pendidikan iman.
2. Panggilan katekis bersifat khusus, yakni untuk tugas katekese, dan umum, pelayanan kerasulan yang berguna untuk membangun Gereja, dengan bekerja sama dengan kerasulan lain.
3. Menurut Magisterium Gereja, Ensiklik “ Redemptoris Missio “ seorang katekis adalah “ pekerja – pekerja khusus, saksi – saksi langsung, para pewarta, yang mewakili kekuatan utama komunitas – komunitas Kristiani “.

Kriteria seorang Katekis
PASAL 7

Setiap orang yang ingin bergabung menjadi anggota katekis harus dilakukan seleksi yang sepantasnya dengan mempertimbangkan beberapa hal :
Kematangan religius dalam komunitas Gereja.
Kemampuan intelektual yang memadai, bermotivasi tinggi dan rela, sehat jasmani dan rohani.





Dasa Firman untuk Katekis
Kesepuluh
Evaluasilah selalu pelayananmu, untuk melihat keberhasilan yang kamu capai, untuk belajar dari kegagalan yang kamu alami, supaya kamu dapat melangkah maju dan bertumbuh.















Tidak sedang dihukum oleh Gereja ( ekskomunikasi ) atau tidak bermasalah dalam kehidupan Kristianinya, keluarga dan masyarakat.
2. Kriteria seleksi
a. Motivasi yang baik, iman yang terukap dalam kesalehannya dan kehidupan sehar - hari, cinta akan Gereja, mempunyai jiwa merasul dan semangat missioner.
b. Bersedia memberi pelayanan dengan murah hati, hormat akan umat, moralitas yang baik, dinamis dan relasi yang baik dengan sesama dan pastor.

PEMBINAAN ANGGOTA
SEKSI PEWARTAAN

Dimensi Pembinaan
PASAL 8

1. Perlunya pembinaan yang tepat, dokumen – dokumen Magisterium menuntut pembinaan umum bagi para awam yang berkarya dalam Gereja, dan pembinaan dan pendidikan umum dan khusus untuk katekis, Paus Johanes Paulus II menetapkan standar yang ketat berkaitan dengan pembinaan dan pendidikan katekis, aspek pembinaan dan pendidikan katekis ;
· Manusiawi.
· Spiritual.
Kanon 780; SKRJ, 59
Pembinaan para guru agama dan katekis merupakan tanggung jawab pimpinan unit kerja masing – masing dalamk kerja sama dengan komisi – komisi dan lembaga – lembaga keuskupan, khusunya Komisi Kateketik.



















· Doktriner.
· Kerasulan.
· Profesional.
2. Setiap anggota Seksi Pewartaan wajib mengikuti pembinaan seperti diatas secara periodek.
3. Pembinaan harus harus berkesinambungan dan sesuai dengan kebutuhan masing – masing unit pelayanan baik yang dilaksanakan didalam paroki maupun diluar, namun perlu kurikulumnya sebagai berikut ;
· Kristologi.
· Eklesiologi.
· Misiologi.
· Pastoral Kitab Suci ( dasar dan pendalaman )
· Liturgi ( karena para katekis adalah pemimpin doa dalam komunitas ).
· Iman dan Wahyu.
· Mariologi.
· Paham Katekese.
· Paham Keselamatan.

Rekoleksi dan Retret
PASAL 9

1. Selain pembinaan dan pendidikan yang bersifat umun seperti dimaksud diatas, pembinaan rohani pun perlu dan penting di laksanakan dan harus menjadi perhatian.

à KHK 776 : Pastor paroki demi jabatannya mengusahakan pembinaan katekese anak – anak, remaja, dewasa.
Ø Untuk itu hendaknya ia menggunakan bantuan klerikus yang diperbantukan di paroki.
Ø Tarikat hidup bakti ( klerikus imam, diakon tertahbis ).
Ø Orang – orang beriman kristiani awam.













2. Dalam rangka pembinaan rohani setiap unit pelayanan harus mengikuti petunjuk Seksi Pewartaan dan apabila, setiap unit pelayanan hendak mengadakan rekoleksi atau retret dengan tim dari luar paroki harus se-ijin ketua Seksi Pewartaan dan pastor paroki.
3. Setiap anggota Seksi Pewartaan wajib ikut ambil bagian dalam retret rohani untuk pembaharuan diri dan pelayanannya, baik yang dilaksanakan oleh Seksi Pewartaan atau KAJ.

Pendampingan Seorang Rohaniwan
PASAL 10
Kan. 305;323;325
Statuta Keuskupan Regio Jawa , pasal 27

1. Perhatian dan tanggung jawab hierarki terhadap perkumpulan awam dapat diungkapkan dengan menunjuk seorang imam penamping.
2. Tugas – tugas imam pendamping ialah sebagai berikut :
· Membantu mengembangkan inspirasi dan spiritualitas Kristiani;
· Membina Katolitas ( iman, moral, tata-tertib Gereja ).
· Memberi bantuan lain menurut kebutuhan dan harapan serta tata-peraturan organisasi yang bersangkutan.
3. Apabila pastor berhalangan Seksi Pewartaan atau unit pelayanan dapat meminta orang lain dalam pendampingannya sesuai dengan aturan yang berlaku.
KATEKESE
Dengan Roh Kebenaran yang tinggal di dalam mereka, Yesus memberi daya kekuatan untuk mewartakan Kabar Gembira-Nya kepada semua orang. Pengutusan dan penugasan ini disampaikan kepada ke-11 murid-Nya, sebelum kenaikan-Nya ke surga. Hal tersebut berarti pewartaan Injil, Kabar Gembira Yesus Kristus ditujukan kepada Gereja-Nya yang dibimbing oleh Roh Kudus , Roh Kristus : Santo Paulus dalam suratnya kepada umat di Roma ( Rom 10 :12b-15 ) menegaskan :
Ø Untuk mewartakan Kabar Gembira dan memperkenalkan Kasih Allah ke seluruh orang maka mereka harus dikenalkan akan Kasih Allah itu untuk itu diperlukan pewartaan.
Ø Untuk dapat mewartakan karya penyelamatan Allah orang itu harus diutus dan ditugaskan Allah.
PASAL 11
1. Dalam menjalani hidupnya sesuai dengan panggilannya, anggota Seksi Pewartaan dan para katekis harus dibina sesuai dengan kesatuan hidup sebagai anggota Gereja dan warga masyarakat.
2. Setiap anggota Seksi Pewartaan atau katekis harus mempunyai kemampuan dasar sebagai manusia yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
3. Pembinaan dimensi pastoral dan pendidikan menyangkut latihan yang berkaitan dengan fungsi kenabiaan, imamat, dan rajawi dari kaum awam yang telah dibaptis, dengan kurikulum kursus karya pastoral dan kepemimpinan ;
a. Pastoral anak – anak.
b. Pastoral remaja.
c. Pastoral Kaum muda dan orang dewasa.
d. Pastoral Mahasiswa atau pekerja.
e. Pastoral orang sakit.
f. Pastoral kaya dan Miskin.









Ø Orang yang melaksanakan perutusan itu adalah mulia.


Macam – macam Tugas Pastoral Gereja.
1. Pewartaan atau Kerygma ( Kis 2 : 42 ).
2. Ibadat atau Liturgia ( Kis 2 : 42,46,47 ).
3. Pelayanan atau Diakonia ( Kis 2 : 44,45 ).
4. Persekutuan atau Koinonia ( Kis 2 : 46,47).













BAGIAN II
DIMENSI VISI DAN MISI

Kehidupan Rohani
PASAL 12

1. Dengan mendasarkan diri pada praktek – praktek doa sebagai unsur pokok dalam kehidupan doa.
2. Menghadiri Ekaristi secara teratur, bahkan setiap hari, untuk menguatkan hidup pribadi dengan “ Roti Kehidupan “.
3. Liturgi yang dihayati dalam berbagai dimensi demi perkembangan pribadi dan demi menolong umat.
4. Mendaraskan Ibadat Harian, terutama Ibadat Pagi dan Ibadat Sore, sebagai nyanyian pujian yang ditujukan Gereja kepada Bapa.
5. Meditasi setiap hari, terutama mengenai sabda Allah, dalam sikap kontemplasi dan sikap tanggap ( Lectio Divina ).
6. Doa Pribadi, yang menjamin kontak dengan Tuhan selama menjalani pekerjaan setiap hari, secara khusus doa Rosario.
7. Sering menerima Sakramen Tobat / pengampunan dosa, untuk memohon ampun atas kesalahan kita dan memperbarui semangat kita.





Katekese adalah salah satu dari ke-empat pokok Tugas Pastoral Gereja.
Tugas Pastoral Gereja yang pertama adalah pelayanan sabda Allah atau mewartakan sabda Allah dengan mengajar.
1. Evangelisasi, Pelayanan sabda yang tujuannya membangkitkan iman pemula atau mereka yang sudah dibabtis namum tidak aktif ( imannya tidur ).
2. Bentuk Liturgi, Pengajaran yang diberikan bersamaan dengan perayaan liturgi ; perayaan Ekaristi atau ibadat sabda yakni melalui kotbah.
3. Bentuk Teologi, Suatu cara pemahaman sistimatis dan melalui penelitian ilmiah mengenai kebenaran iman.
4. Bentuk Katekese, Pelayanan sabda Allah melalui pengajaran atau pewartaan yang bertujuan membuat iman umat menjadi hidup, sadar dan aktif atau

SEORANG KERYX
PASAL 13

1. Jadilah pewarta Kabar Gembira Yesus bukan sebaliknya atau pembawaberita sukacita.
2. Mengundang dan membina iman umat dengan Sabda Allah sebagai sumber pewartaan.
3. Anggota Seksi Pewartaan adalah orang yang diutus Allah untuk menyampaikan pesan-Nya.
4. Jngan mengubah atau menambah setiap pesan dari Sabda dan Injil Kristus.
5. Seorang pewarta Sabda adalah pemberita, bentara atau duta yang diutus Allah untuk “ meneriakkan “ kabar baik mengenai karya keselamatan yang telah dikerjakan Allah bagi umat manusia.

MISSIONER
PASAL 14

1. Mewartakan dengan lantang kebenaran tentng Allah dan Putra-Nya Yesus Kristus, yang diutus ke dunia untuk menyelamatkan orang, sehingga orang – orang dari keyakinan lain yang terbuka hatinya oleh Roh Kudus dapat percaya dan dipertobatkan secara sukarela.
2. Memperkenalkan orang dengan misteri keselamatan, pelaksanaan norma – norma pewartaan Injil dan kehidupan religius, liturgy dan kehidupan komunitas umat Allah.
usaha Gereja untuk mendewasakan iman umat.

Kata “ Katekese “ berasal dari kata “ Catechein “, terdiri dari “ Cat” dan “ Echo”, Cat = ke bawah, ke luar, ke arah yang luas dan Echo = bunyi dahsyad ; arti aslinya = membuat bergema, menyebabkan sesuatu bergaung.
Direktorium kateketik Umum (1971) no.74, “ Katekese harus memperkrnalkan orang terhadap pengalaman – pengalamanya yang relevan, harus menyoroti soal – soal yang timbul dari pengalaman itu dengan cara Injil, sehingga berdasarkan pengalaman itu orang secara aktif menanggapi kurnia Allah, katekese harus membantu orang meneliti, menafsirkan dan menilai pengalamannya, serta memberi makna Kristen kepada hidupnya “.



3. Membangun komunitas dan membantu mempersiapkan para calon untuk menerima sakramen inisiasi Kristen, agar mereka menjadi anggota Gereja Kristus, yang bersifat kenabian, imamat, dan rajawi.
4. Bersama pastor dan bekerja sama dengan umat, menjalani latihan – latihan menurut rencana pastoral yang bertujuan untuk pendewasaan umat.
5. Hadir secara aktif dalam memberikan kesaksian Kristiani sejati, dengan membangun dialog yang tulus dengan orang lain ( katekese umat ).

Ketentuan Penutup
PASAL 15

Statuta Pedoman Seksi Pewartaan merupakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Seksi Pewartaan.

Perubahan
PASAL 16

1. Statuta Pedoman Seksi Pewartaan ini dapat berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi.
2. Yang berhak merubah Statuta Seksi Pewartaan adalah pengurus inti ( ketua, sekertaris, bendahara Seksi Pewartaan, dan para koordinator unit pelayanan beserta humas ).

TUJUAN KATEKESE.
1. Merangsang, mengembangkan pertumbuhan iman awal (iman yang baru tumbuh) pada taraf pengetahuan dan penghayatan pertumbuhan benih iman yang ditaburkan oleh Roh Kudus melalui pewartaan awal dan yang dikaruniakan secara efektif melalui Sakramen Baptis.
2. Mengembangkan pengertian tentang misteri Kristus dalam cahaya firman Allah supaya kita menjadi ciptaan baru dan memutuskan menjadi pengikut Kristus/Kristen (Sequela christi ).
3. Dalam evangelisasi, tahap pengajaran dan pendewasaan menjadi kristen menerima pribadi Kristus seutuhnya sebagai satu – stunya Tuhan, menyerahkan diri seutuhnya kepada Kristus, pertobatan hati yang jujur, berusaha makin mengenal Yesus menjadi
Semangat Keterlibatan
PASAL 17

1. Statuta Pedoman Seksi Pewartaan ini dibuat untuk memupuk semangat keterlibatan dan keteraturan, agar pelayanan kepada umat dapat dilaksanakan dengan baik.
2. Dengan Statuta Pedoman ini harus mendorang anggotanya untuk lebih melayani secara total dan sukacita.

Pemberlakuan
PASAL 18

1. Statuta Pedoman ini mulai berlaku sejak tanggal disahkannya oleh pengurus inti Seksi Pewartaan Paroki Santo Alfonsus Rodriquez.
2. Statuta Pedoman Seksi Pewartaan in dapat diubah atau ditambahkan dan diperbaiki setiap saat apabila dianggap perlu oleh Ketua Seksi Pewartaan.




Jakarta, 5 Desember 2005
Seksi Pewartaan Paroki Santo Alfonsus

Christoforus Petrus Ho
Ketua Seksi Pewartaan
tumpuan utama kepercayaan, dan melaksanakan tuntutan – tuntutan Injil .



Jadilah orang Kristen setiap saat, bukan
Pada hari Minggu saja
Atau
Pada saat Misa saja.


Meskipun banyak penderitaan berat yang harus ditanggunggnya, Alfonsus tetap berpegang teguh pada harapan serta kepercayaannya kepada Tuhan. Marilah berdoa memohon harapan serta kepercayaan yang sama untuk menopang kita.

Tabel Program kerja

TABEL PROGRAM KERJA SEKSI PEWARTAAN
DAN UNIT - UNIT PELAYANANNYA TAHUN 2005
No
Tanggal
Nama Kegiatan
PIC
Keterangan
SEKSI PEWARTAAN

RAKER SEKSI PEWARTAAN 2005

1
Sabtu, 29 Jan 2005
* Penutupan Pelatihan Calon Katekis
C Petrus H
Sie - Pewartaan Paroki

s/d
* Rekoleksi " Panggilan dan Perutusan " untuk melayani.
Di laksanakan di luar kota

Minggu,30 Jan 2005
* Sosialisasi Program Kerja 2005
Di bagi beberapa tahap sepanjang


" Pencanangan Tahun Refleksi Pelayanan Pewartaan "

Tahun 2005.


2

Pertemuan Doa Bulanan.



Kamis Pertama
* Ibadat Sabda dengan lagu Taize , Completorium atau Misa.
Sie - Pewartaan
Pkl. 19.30 Wib

Setiap Bulan
* Rapat Unit - unit pelayanan atau Sie - Pewartaan.

Aula Pastoran / R. Kelas


3
Minggu , 5 Nov 2005
Rekoleksi Tugas Pelayanan dan Perutusan
C Petrus H
Seluruh anggota Sie - Pewartaan

s/d
Seksi Pewartaan

Dilaksanakan di Villa, Puncak

Selasa, 7 Nov 2005
* Spiritualitas Pelayanan dan Pewartaan.




* Bentuk - bentuk pelayanan yang dapat di lakukan.

- Rekoleksi / Retret -


* Draf / Rencana Program Kerja 2006.


UNIT KRISMA SUCI
4

Rencana Persiapan Penerimaan Sakramen Krisma Suci



16 Jul - 14 Agt 2005
Pengumuman pendaftaran Penerimaan Krisma Suci
Kood. Krisma
Tunggu konfirmasi KAJ

Minggu, 28 Agt 2005
Mulai Pembinaan Persiapan Sakramen Krisma Suci



Minggu, 20 Nov 2005
Penerimaan Krisma Suci


UNIT KOMUNI PERTAMA
5

Masa Persiapan Penerimaan Komuni Pertama



Juni awal 2005
Rekoleksi Orang Tua dan Anak Komuni Pertama
Kood. Komuni Pertama
Tunggu konfirmasi KAJ

Minggu, 29 Mei 2005
Penerimaan Komuni Pertama
HR Corpus Christi

Agustus 2005
Pengumuman Pendaftaran Komuni Pertama



September 2005
Mulai Pembinaan Persiapan Komuni Pertama


UNIT BATISAN DEWASA
6

Pelaksanaan Katekumenat




* KATEKUMENAT BAPTISAN PASKAH 2005.
Koord. UBD
Th. 2005

Kamis, 20 Jan 2005
- Rekoleksi persiapan Pelantikan Tahap II.

Pkl. 19.30 Wib di Aula Pastoran

Minggu, 23 Jan 2005
- Pelantikan Tahap II.

Pkl. 08.00 Wib di Gereja

Rabu , 23 Mar 2005
- Rekoleksi persiapan Pembaptisan.

Pkl. 19.00 Wib di Aula Pastoran

Minggu, 20 Mar 2005
- Latihan Penerimaan Sakramen Baptis



Sabtu, 26 Mar 2005
- Penerimaan Sakramen Baptis perd Paskah 2005.

Pkl. 10.00 Wib di Gereja

Minggu, 27 Feb - 3 Apr 05
-- Pengumuman dan mulai pendaftaran Katekumen.
Sekretaris UBD
Baptisan Paskah 2006

Minggu, 10 Apr 2005
- Pembukaan dan dimulainya pembinaan Katekumen.

Pkl. 10.00 Wib di Ruang Kelas

Kamis, 9 Jun 2005
- Rekoleksi persiapan Pelantikan Katekumen ( Tahap I ).

Pkl. 19.30 Wib di Aula Pastoran

Minggu, 12 Jun 2005
- Pelantikan Katekumen ( Tahap I ).

Pkl. 08.00 Wib di Gereja


* KATEKUMENAT BAPTISAN NATAL 2005.

Th. 2005

Minggu, 9 Jan 2005
- Pembukaan dan dimulainya pembinaan Katekumen.

Pkl. 10.00 Wib Ruang Kelas

Kamis, 10 Mar 2005
- Rekoleksi persiapan Pelantikan Katekumen ( Tahap I ).

Pkl. 19.30 Wib di Aula Pastoran

Minggu, 13 Mar 2005
- Pelantikan Katekumen ( Tahap I ).

Pkl. 08.00 Wib di Gereja.

Kamis, 13 Okt 2005
- Rekoleksi persiapan Pelantikan Tahap II.

Pkl. 19.30 Wib di Aula Pastoran

Minggu, 16 Okt 2005
- Pelantikan Tahap II.

Pkl. 08.00 Wib di Gereja

Minggu, 18 Des 2005
- Latihan Penerimaan Sakramen Baptis

Pkl. 10.00 Wib di Gereja

Kamis, 22 Des 2005
- Rekoleksi persiapan Pembaptisan.

Pkl. 19.30 Wib di Aula Pastoran

Sabtu, 24 Des 2005
- Penerimaan Sakramen Baptis perd Natal 2005.

Pkl. 08.00 Wib di Gereja

Minggu, 27 Nov 05 - 1 Jan 06
-- Pengumuman dan mulai pendaftaran Katekumen.
Sekretaris UBD
Baptisan Natal 2006
7
Sekitar Juli 2005
Rekreasi UBD
Koord. UBD
Bebas - Libur


- Rekreasi para katekis bersama keluarga

Katekumen Libur
BAPTISAN BAYI
8
2005
Baptisan Bayi
Sie. Pewartaan


13 Feb 05, 8 Mei 05,
Rekoleksi Oangtua Baptisan Bayi
dan
3 bulan sekali

14 Agt 05, 13 Nov 05

SKK
4 kali dalam 2005

20 Feb 05, 15 Mei 05,
Pembaptisan Bayi



21 Agt 05, 20 Nov 05



UNIT BINA IMAN ANAK
9
Minggu, 30 Jan, 27 Feb,
Misa Bulanan
Pembina BIA


27 Mar, 24 Apr, 29 Mei, 26 Jun, 31 Jul, 21 Agt, 25 Sep, 27 Nov, 25 Des 2005
- Setiap akhir bulan.







10
Minggu II, April 2005
Lokakarya Pembina BIA I
Kood. BIA dan
Landasan teori Pembinaan untuk

Minggu III, Juli 2005
Lokakarya Pembina BIA II
KAJ
anak - anak BIA. ( LKP BIA I )




Praktek ( LKP BIA II )
11
Agustus 2005
Pelatihan Pembina BIA
Kood. BIA dan Pelita, Klender
Khusus Guru BIA yang baru
12
28 Agustus 2005
HUT Bina Iman Anak --> Kegiatan di luar Paroki
Panitia






13
Minggu, 17 Jul 2005
Rekreasi Pembina BIA
Kood. BIA
Sekolah Minggu Libur
14
Minggu, 4 September 2005
Retret Pembina BIA
Kood. BIA
Puncak
UNIT BINA IMAN REMAJA
15

Pembentukan Unit dan program Bina Iman Remaja.



Jan 2005
- Pembahasan mengenai BIR ( Raker Seksi Pewartaan )
Koord.


Feb 2005
- Melakukan studi banding di Paroki lain.
Seksi Pewartaan
Paroki St. Yakobus, Klp Gading

April 2005
- Uji coba konsep dan Peluncuran Unit Bina Iman Remaja.
dan
St. Lukas, Don Bosco, Sunter.



Koord. BIR


Mei 2005
Pertemuan dengan para remaja




- Sosialisasi BIR